Selasa, 02 Juni 2015
Sabtu, 21 Maret 2015
Jumat, 20 Maret 2015
MARI MERUKON BERSAMA ULAMA
Jeunib:Pimpian Majlis Nazam Aceh Mengajak Masyrakat Aceh Untuk Kembali Bangkit Bersama-sama Membudayakan Bernazam (Merukon) Sebagai Mana Dulu Masyarakat Aceh Sangat Melekat Dengen Syair-Syair Khas Aceh Yang Banyak Mengandung Nilai-Nilai Nasehat.Para Ulama Tempo Dulu Menjadikan Merukon Sebagai Metode Dakwah Dalam Menyampaikan Agama Kepada Masyrakat Aceh.Waled Ulee Rabo Merupakan Salah Satu Sosok Ulama Aceh Yang Ingin Membangkit kan Kembali Metode (Cara) Dakwah Ulama Aceh Dulu,Salah Satunya Lewat Merukon.MARI MERUKON BERSAMA ULAMA.Komitmen Pimpinan Dayah Baiul Huda Tgk Mukhtaruddin AB (Waled Ulee Rabo) Dalam Mengembangkan Merukon Sangat Kuat Apalagi Dukungan Dari Berbagai Pihak Terutama Dari Para Ulama Dan Tokoh-Tokoh Yang Mendukung Waled Terus Berjuang Menyelamakan Aqidah Generasi Aceh Dari Pengaruh Budaya yang Merusak Moral dan Prilaku Generasi Aceh.Saat Ini Orang-orang Yang Ingin Merusak Polapikir dan Budayah Masyrakat Aceh Tidak Pernah Henti-Henti Dalam Menjalankan Misinya.Salah Satu Cara Umat Islam Melawan Budaya Kafir Yaitu Dangen Kembali Membudayakan Merukon Di Tengah-Tengah Masyarakat Aceh.Inya Allah Ulama Karismatik Aceh Waled Ulee Rabo Siap Di Garis Depat Untuk Membangkitkan Kembali Merukon.
Selasa, 17 Maret 2015
Pimpinan Majlis Nazam Aceh
Bireuen:Pimpinan Dayah Baitul Huda Tgk Mukhtaruddin AB (Waled Ulee Rabo).Bertepatan Pada Hari/Tgl 16/3/2015 Penutupan Acara Merukon Di Komplek Dayah Baitul Huda Desa Ulee Rabo Kec Jeunieb Kab Bireuen Aceh.Dalam Acara Mecari Solusi Cara Merukon Dan Pengembangan Merukon Di Tengah-Tengah Masyarakat Aceh Yang Di Pimpin Oleh Tgk Bahrul Walid Mhd Umar ST ,Para Syeh-Syeh Dan Anggota Merukon Yang Hadir Dari Berbagai Daerah Sepakat Mendaulatkan Weled Ulee Rabo Sebagai Pimpinan Majlis Nazam Aceh.Alhamdulillah Dengen Niat Yang Tulus Waled Bersedia Menjadi Pimpinan Majlis Nazam Aceh.Dalam Pandangan Waled Nazam Aceh,Yang Populer Denegn Sebutan Merukon Adalah Salah Satu Metode Dakwah Ulama Aceh Tempo Dulu.Yang Harus Kita Sama-Sama Untuk Kita Kembangkan dan Membudayakan Kembali.Apalagi Aceh Saat Ini Sedang Menjalankan Syariat Islam.Dukungan Terus Bertambah Untuk Waled Agar Benar-Benar Menjadi Rujukan Syeh-Syeh Dalam Bernazam (MERUKON) Yang Belandaskan Syariat Islam Yang Bersumber dari Tiga Ilmu Fiqkah,Tauhid dan Tasauf.Dalam Tulisan Berikut nya Penulis Akan Menjelaskan Kansep-Kansep Yang Akan Di Jadikan Oleh Syeh-Syeh Yang Akan Bernazam (MERUKON).Amin.
Senin, 16 Maret 2015
MENCARI SOLUSI CARA MERUKON DAN MENGEMBANGKAN RUKON DI TENGAH-TENGAH MASYARAKAT ACEH
POIN MUSYAWARAH ANGGOTA MEURUKON
Dari walet
1.
meureukon bukan hanya untuk orang tua saja,maka mari
kita kupas dan kita poles agar meurukon merupakan makanan pokok bagi berbagai
kalangan baik kalangan tua ataupun muda.
2.
kami akan menyediakan materi agar tgk-tgk mngupas
menjadi sebuah syiir yang mudah di konsumsi oleh masayarakat umum.
3.
memberikan nama yaitu majlis bukan grub.
4.
menjadikan meureukon sebagai ranah dan ladang dakwah
oleh semua orang.
5.
kami siap menyediakan referensi atas rukun yang telah
kami sediakan
6.
PENDAPAT DARI ANGGOTA MEUREUKON
1. diangap oleh
masyarakat meurukon adalh sebuah perbuatan yang hina.
2. susah untuk
kompak dalam menjalankan apa yang telah disampaikan dalam rukun,sehingga kerana
segelintir manusia yang tidak menjalankan apa yang telah di sampaikan dalam
rukun timbullah fitnah bahwa semua orang rukon tidak menjalankan apa yang telah
di sampaikan.
3. bagaimana cara
walet bahwa satu pertanyaan tidak untuk dua jawaban atau lebih.
4. meurkon yang
telah kita program meureupakan sangat baik,krn kalau kita tidak mngembangkan maka
akan hilang jejak dan akan tertanam budaya islam masa lalu.
5. terjun kedesa
untuk mencari tokoh2 desa untuk meminta bantuan agar bekerja sama untuk
mengembangkan meurukon baik mencari
anggota,membina dll.
6. membentuk sebuah
sruktur majlis meureukon agar lebih efektif dan lebih cepat berkembang.
7. gure2 yang ada
di jeunib raya harus bersatu dalam membina meurukon.
8. bagaimana cara
masyarakat juga harus bersatu dalam majlis meurukon.
9. Menjadikan dayah
baitul huda sebagai induk
10.
Membantu syeh2 yang ada dalam kampong masing- masing
agar dibina dengan baik agar bisa mengajar pemuda-pemuda dalam kampong.
11.
membuat grub2 agar di satukan,dan grub2 yang telah ada dianjurkan utuk
terjun kekampung untuk mempromosi meureukon.
DARI ANGGOTA RAPI
1. bukan hanya di
jeunib saja tapi perlu juga untuk kecamatan lain ,bahkan nanti akan kita undang
abu2 untuk mengoreksi kembali syair-syair yang telah kita susun dengan rapi.
Nama yang di sepakati: MAJLIS NAZAM ACEH
Langganan:
Postingan (Atom)